Murdijati Gardjito
Film ini mengisahkan tentang Prof. Dr. Ir. Murdijati Gardjito. Perempuan kelahiran tahun 1942 ini merupakan salah satu akademisi, penulis, pemikir perempuan dalam bidang teknologi pangan dan gastronomi yang telah melakukan penelitian tentang
makanan kuliner tradisional Indonesia sejak usia muda. Diusianya yang menginjak 81 tahun, beliau tetap semangat dalam berkarya dan berbagi ilmu walaupun mengalami keterbatasan penglihatan dan menurunnya pendengaran. Beliau percaya bahwa makanan khas Indonesia merupakan warisan dunia yang sarat makna serta
dapat mencerminkan karakter bangsa. Keyakinannya ini dituangkan kedalam salah satu karya bukunya “Seri Pusaka Cita Rasa Indonesia” (2023).
-----------------------------
This film tells the story of Prof. Dr. Ir. Murdijati Gardjito. This woman, born in 1942, is one of the female academics, writers and thinkers in the fields of food technology and gastronomy who has conducted research on traditional Indonesian foods from a
young age. At her age of 81, she remains enthusiastic about creating and sharing knowledge despite her loss of vision and reduced hearing. She believes that Indonesian food is a world heritage that is full of significance and can reflect the nation's character. This belief is expressed in one of her published book collections titled “Seri Pusaka Cita Rasa Indonesia” (2023).
-
HindraDirectorRumah Bitha
-
Murdijati GardjitoKey Cast
-
HindraProducer
-
Pehagengsi IndonesiaProduction House
-
Project Type:Documentary
-
Runtime:47 minutes
-
Completion Date:August 21, 2023
-
Country of Origin:Indonesia
-
Country of Filming:Indonesia
-
Language:Indonesian
-
Shooting Format:Digital
-
Aspect Ratio:16:9
-
Film Color:Color
-
First-time Filmmaker:No
-
Student Project:No
-
Digital Cinema Package:Unavailable
-
Murdijati Gardjito; Dokumentasi Karya & Pengetahuan Maestro Teknologi PanganYogyakarta
Indonesia
August 21, 2023 -
Fakultas Teknologi PertanianYogyakarta
Indonesia
September 19, 2023 -
On a clear day #1Jambi
Indonesia
October 12, 2023 -
Festival Kebudayaan YogyakartaYogyakarta
Indonesia
October 13, 2023 -
Pekan Budaya DifabelYogyakarta
Indonesia
December 1, 2023 -
Pekan Kebudayaan NasionalJakarta
Indonesia
October 21, 2023 -
Festival Film DokumenterYogyakarta
Indonesia
December 4, 2023
Kompetisi Panjang Indonesia -
#MakanBareng89 with TEPIKOTAYogyakarta
Indonesia
September 15, 2024 -
Festival Sastra Kota MalangMalang
Indonesia
September 27, 2024 -
Pasar Minggu #4Bandung
Indonesia
May 11, 2025
Hindra Setya Rini, seniman berbasis di Yogyakarta. Inisiator dan pendiri BIOSCIL (Bioskop Kecil), inisiatif yang bergerak di bidang literasi melalui tontonan film untuk anak usia SD —dengan pemutaran film keliling di sekolah, komunitas belajar masyarakat, dan perhelatan acara seni di Yogyakarta. Hindra mengawali kesenimanannya dengan bekerja dan terlibat aktif dalam seni pertunjukan di Teater Garasi (2001 – 2011). Setelahnya, ia tertarik pada berbagai medium kesenian yang dapat diolah sebagai praktik story-telling. Film fiksi pertamanya tayang di kanal GoPlay Indonesia (Rumah Bitha, 2020). Karya fotografinya Memori Pandemi dipublikasikan baik secara regional maupun nasional. Film terbarunya Murdijati Gardjito rilis Agustus, 2023.
-----------------------------------------
Hindra Setya Rini, an artist based in Yogyakarta, is the initiator and founder of BIOSCIL (Bioskop Kecil), an initiative that works in the field of literacy through film viewing for elementary school age children - with mobile film screenings in schools, community learning communities, and various art events in Yogyakarta. Hindra began her interest in the field of art by working and being actively involved in performing arts at the Garasi Theater (2001–2011). After that, she became interested in various art mediums that could be used as story-telling practices. Her first fiction film was broadcast on the GoPlay Indonesia channel (Rumah Bitha, 2020). Her photographic work, titled “Memori Pandemi” has been published both regionally and nationally. Her latest documentary film, Murdijati Gardjito was released in August 2023.
Melalui film ini saya ingin mengenal lebih dekat dengan Bu Mur—panggilan akrabnya, saya terinspirasi pada ketekunan dan konsistensinya pada apa yang ia pilih dan cintai. Saya ingin mencatat pemikiran-pemikiran dan karyanya agar saya dapat belajar dari pengalamannya serta melihat bagaimana sistem pendukung Bu Mur bekerja.
----------------------------------------
Through this film I want to get to know Mrs. Mur (her nickname) more closely. I am inspired by her perseverance and consistency in the field she chose and loves. I want to record her thoughts and work so that we can learn from her experiences and see how Mrs. Mur's support network works.